Safari Ramadan Malam ke-14, Wali Kota Makassar Tekankan Kolaborasi dan Kebersihan Jelang Idulfitri 1447 H

Tarawih Bersama Warga Rappocini, Munafri Arifuddin Dorong Impactful Governance dan Partisipasi Aktif Masyarakat

SudutMakassar.id, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali melanjutkan rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kota Makassar dengan melaksanakan Salat Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid Babussalam, Jalan Bonto Mene, Kecamatan Rappocini, Rabu (4/3/2026).

Memasuki hari ke-13 dan malam ke-14 Ramadan 1447 Hijriah, kehadiran orang nomor satu di Makassar itu disambut hangat jamaah dan tokoh masyarakat setempat. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat komunikasi dan silaturahmi bersama warga.

Dalam sambutannya, Munafri menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang membangun komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat.

“Safari Ramadan ini sangat penting karena kami hadir langsung di tengah masyarakat untuk membangun komunikasi. Ini adalah bentuk silaturahmi antara pemerintah dan warga,” ujarnya.

Kolaborasi Wujudkan Program Berdampak
Munafri menekankan bahwa keberhasilan program pemerintah sangat bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat. Tanpa partisipasi warga, program tidak akan berjalan optimal. Sebaliknya, aspirasi masyarakat juga membutuhkan dukungan pemerintah agar terealisasi secara maksimal.

“Inilah gunanya kami hadir untuk membangun silaturahmi, membangun kolaborasi, sehingga tercipta komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat. Dengan begitu, program pemerintah benar-benar berdampak atau impactful governance,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh kecamatan di Kota Makassar telah dijadwalkan menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadan 1447 H. Kegiatan ini dirancang bergilir sejak sebelum Ramadan dimulai, sebagai bentuk pemerataan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

Antisipasi Lonjakan Sampah Jelang Idulfitri
Memasuki pertengahan Ramadan, Munafri mengingatkan adanya peningkatan aktivitas masyarakat yang berdampak pada bertambahnya volume sampah, khususnya dari kemasan makanan dan minuman selama bulan puasa.

Ia meminta camat, lurah, RT, dan RW agar mulai mengatur skema pengelolaan kebersihan lingkungan sejak dini, terutama menjelang Idulfitri ketika sebagian petugas kebersihan memasuki masa mudik.

“Ini harus diatur dari sekarang pembagiannya dan sistem kerjanya, supaya saat Idulfitri kita tidak berlebaran dengan tumpukan sampah di lingkungan masing-masing,” pesannya.

Menurutnya, pengelolaan kebersihan perlu diperhatikan sejak beberapa hari sebelum Lebaran hingga pasca hari raya, agar suasana tetap nyaman, bersih, dan sehat bagi warga.

Imbauan Keamanan dan Ketertiban Lingkungan
Selain kebersihan, Munafri juga mengingatkan warga yang hendak mudik atau meninggalkan rumah agar melapor kepada ketua RT dan RW setempat. Ia mengimbau masyarakat memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman, termasuk memeriksa instalasi listrik dan kompor sebelum bepergian.

“Keamanan wilayah harus dijaga dengan baik. Pastikan rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan,” tegasnya.

Safari Ramadan Pemerintah Kota Makassar akan terus berlanjut ke berbagai kecamatan sebagai upaya mempererat hubungan pemerintah dan masyarakat serta memastikan program pembangunan berjalan dengan partisipasi aktif warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *