Munafri Luncurkan Program Talenta Kota, Makassar Bidik Jadi Barometer Industri Kreatif Nasional

Munafri–Aliyah Perkuat Ekosistem Kreatif, Makassar Creative Hub Jadi Motor Pengembangan Talenta Muda

SudutMakassar.id, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar kembali menegaskan komitmennya dalam membangun generasi kreatif berdaya saing melalui peluncuran Program Talenta Kota. Program strategis ini diinisiasi Dinas Pariwisata Kota Makassar dan resmi diluncurkan oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Gedung Makassar Creative Hub (MCH), Jumat (13/2/2026).

Program Talenta Kota hadir sebagai bagian dari penguatan ekosistem MCH yang diproyeksikan menjadi pusat kolaborasi, inovasi, dan pengembangan talenta muda di Kota Makassar.

Munafri menegaskan bahwa kreativitas anak muda tidak boleh berjalan sendiri tanpa arah dan dukungan sistem yang jelas.

“Embrio MCH ini lahir dari pemikiran bagaimana anak-anak Makassar punya panggung dan ruang. Kalau hanya kreatif tanpa ekosistem yang mendukung, itu tidak akan berjalan. Karena itu pemerintah harus hadir menyiapkan wadahnya,” ujarnya.

MCH Bukan Sekadar Gedung, Tapi Pusat Talenta Berkelanjutan
Lebih dari sekadar ruang berkegiatan, Munafri menekankan bahwa MCH disiapkan sebagai pusat pengembangan talenta dengan peta jalan jangka panjang. Pemerintah Kota Makassar menargetkan daerah ini menjadi salah satu barometer industri kreatif di Indonesia.

Sebagai bentuk komitmen, tahun ini Pemkot Makassar akan membangun empat creative hub tambahan dengan konsep berbeda untuk memperluas infrastruktur kreatif.

“Kita siapkan ruangnya, kita siapkan sistemnya, supaya semangat anak-anak muda ini tidak padam,” tegasnya.

Tingginya minat terhadap MCH juga mendorong pemerintah menyerahkan pengelolaan Kawasan Anjungan Bugis Pantai Losari kepada MCH sebagai ruang aktivitas kreatif yang lebih luas dan produktif.

Aliyah: Talenta Kota Fondasi Ekonomi Kreatif Berkelanjutan
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyambut baik peluncuran Program Talenta Kota sebagai ruang tumbuh generasi kreatif di Kota Daeng.

“Kami menyambut baik peluncuran Program Talenta Kota Makassar sebagai ruang tumbuh bagi generasi kreatif. Pemerintah kota berkomitmen mendukung kolaborasi yang membuka peluang bagi anak muda untuk mengembangkan bakat, berinovasi, dan memberi kontribusi nyata bagi kemajuan kota,” ujarnya.

Aliyah menegaskan, kolaborasi solid antara pemerintah, komunitas, akademisi, dan pelaku industri kreatif menjadi kunci mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

Program Strategis 2026–2029
Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin, menjelaskan bahwa Program Talenta Kota merupakan program strategis jangka menengah periode 2026–2029.

Menurutnya, program ini dirancang untuk mengembangkan, memperkuat, dan merawat ekosistem talenta di sektor ekonomi kreatif, seni, dan budaya dengan pendekatan terstruktur dan berbasis proses.

“Launching ini menjadi momentum konsolidasi lintas OPD dan multipihak untuk memastikan pengembangan talenta berjalan kolaboratif dan berkelanjutan,” jelasnya.

Sebelum peluncuran resmi, sejumlah kolaborasi telah berjalan, di antaranya partisipasi talenta Makassar dalam Anchor Photo Festival 2026 di Kamboja, program residensi Next Level 2026 bersama Kedutaan Besar Amerika Serikat, serta pelaksanaan 10 Kelas Manajemen Pengembangan Lembaga Ekonomi Kreatif dalam rangkaian Makassar International Writers Festival 2026.

Program Talenta Kota juga melibatkan komunitas anak muda, pelaku kreatif, akademisi, sektor perbankan, mitra internasional, dan jejaring industri sebagai bagian dari akselerasi pertumbuhan ekonomi kreatif Makassar.

Dengan peluncuran ini, Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Munafri–Aliyah menegaskan komitmennya menjadikan Makassar sebagai kota kreatif yang terintegrasi, kolaboratif, dan berdaya saing global, dengan MCH sebagai motor penggeraknya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *