SudutMakassar.id, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memaparkan potensi pariwisata serta program unggulan Pemerintah Kota Makassar kepada sejumlah pimpinan daerah yang berkunjung ke Balai Kota Makassar, Jumat (8/8/2025).
Rombongan tamu terdiri dari Wali Kota Dumai, Wakil Wali Kota Samarinda, Wakil Wali Kota Banjarmasin, Wakil Wali Kota Kendari, Wakil Bupati Pulang Pisau, Wakil Bupati Magetan, dan Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir. Mereka disambut langsung oleh Munafri bersama Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, dan jajaran kepala SKPD.
Munafri memulai sambutannya dengan memperkenalkan Kota Makassar sebagai salah satu pusat pertumbuhan di kawasan timur Indonesia, berpenduduk sekitar 1,4 juta jiwa. Menurutnya, sektor perdagangan dan jasa menjadi tulang punggung perekonomian kota, didukung oleh pelabuhan besar dan fasilitas transportasi yang memadai.
Ia juga menyoroti daya tarik wisata unggulan, mulai dari gugusan Kepulauan Spermonde yang terkenal akan keindahan baharinya, hingga ikon dalam kota seperti Benteng Rotterdam, Masjid 99 Kubah, Makam Pangeran Diponegoro, dan Pantai Losari.
“Kami berharap Bapak-Ibu mendapat kesan positif dan dapat melihat langsung potensi Makassar,” ujarnya.
Selanjutnya, Munafri memaparkan tiga program prioritas Pemkot Makassar:
1. Makassar Creative Hub
Pusat pengembangan keterampilan generasi muda yang berada di kawasan Pantai Losari. Fasilitas ini menyediakan berbagai kelas, termasuk teater dan pelatihan keterampilan spesifik, untuk mempersiapkan lulusan sekolah dan perguruan tinggi memasuki dunia kerja.
2. Superapps Lontara+
Inovasi digital yang mengintegrasikan lebih dari 300 layanan Pemkot dalam satu aplikasi, mulai dari kanal pengaduan, pembayaran, hingga layanan publik lainnya. Saat ini masih dalam versi 1.0, namun telah memiliki peta jalan pengembangan lima tahun ke depan.
3. Stadion Untia
Proyek stadion berkapasitas 15.000 penonton yang ditargetkan rampung pada 2028. Stadion ini akan menjadi markas PSM Makassar dan simbol dukungan Pemkot terhadap olahraga dan kebanggaan warga.
Kunjungan kerja ditutup dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemkot Makassar dan Pemkab Magetan untuk pengembangan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif, disertai pertukaran cenderamata sebagai tanda persahabatan antar daerah.












