SudutMakassar.id, MAKASSAR — Kontingen Kota Makassar menunjukkan performa gemilang pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang berlangsung di Kabupaten Maros, 10–19 April 2026.
Sebanyak 31 peserta kafilah Kota Makassar berhasil melaju ke babak final setelah melalui tahapan seleksi dan perlombaan yang ketat sejak babak penyisihan. Capaian ini menjadi modal kuat bagi Makassar untuk bersaing memperebutkan gelar juara umum.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kota Makassar, Mohammad Syarief, yang turut memantau langsung jalannya perlombaan, menyampaikan optimisme tinggi atas capaian tersebut.
“Hari ini, Jumat (17/4), tim kafilah Kota Makassar masuk final di 29 cabang lomba. Mohon doa, insya Allah kafilah Kota Makassar dapat meraih prestasi terbaik dan menjadi juara umum MTQ 2026,” ujar Syarief saat meninjau lomba di Kantor Bupati Maros.
Ia menambahkan, kehadiran langsung pemerintah daerah menjadi bentuk dukungan penuh terhadap para peserta yang tengah berjuang di babak akhir.
“Alhamdulillah, kami memantau langsung seluruh cabang lomba yang diikuti kafilah Makassar. Mulai dari Musabaqah Syarhil Qur’an, kaligrafi digital, hingga kategori difabel seperti tunanetra, seluruh peserta tampil maksimal,” jelasnya.
Menurut Syarief, keberhasilan meloloskan 31 finalis tidak terlepas dari persiapan matang melalui program training center (TC) yang telah dijalankan sebelum kompetisi berlangsung. Seluruh peserta merupakan hasil seleksi terbaik yang dibina secara berjenjang.
“Ini menjadi kekuatan utama kami dalam menghadapi babak final. Semua peserta kami jagokan dan optimistis mampu memberikan hasil terbaik,” tambahnya.
Berdasarkan pemantauan hingga siang hari, sekitar sepuluh kategori lomba telah menyelesaikan babak final. Makassar pun tetap optimistis dapat meraih hasil maksimal di sisa perlombaan.
Pada MTQ XXXIV Sulsel, kafilah Kota Makassar diperkuat 105 orang yang terdiri atas peserta, pelatih, dan ofisial. Delapan pelatih serta 31 ofisial turut mendampingi para peserta selama kompetisi.
Kafilah Makassar mengikuti seluruh cabang lomba yang dipertandingkan, yakni 18 cabang untuk kategori putra dan putri, baik perorangan maupun beregu. Cabang tersebut meliputi Tartil Qur’an, Tilawah anak-anak hingga dewasa, Qira’at Murattal, hafalan Al-Qur’an 1–30 juz, Tafsir Bahasa Arab, Tilawah Bahasa Indonesia dan Inggris, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, Kaligrafi, hingga Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.
Partisipasi penuh ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mendukung syiar Islam serta membina generasi Qur’ani yang unggul dan berdaya saing.
Dengan babak final yang masih berlangsung hingga malam hari, harapan besar kini tertumpu pada para finalis untuk mengharumkan nama Kota Makassar.
“Harapan kami, doa dan dukungan semua pihak menjadi motivasi bagi peserta untuk terus berprestasi dan membawa nama baik Makassar di tingkat provinsi,” tutup Syarief












