Andi Asminullah Resmi Dilantik, Era Baru Pembinaan Karate Makassar Dimulai

Pengurus 2025–2029 Dikukuhkan, Perkuat Profesionalisme dan Sinergi dengan KONI, Pemkot, serta Perguruan Karate

SudutMakassar.id, MAKASSAR – Pengurus Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (FORKI) Kota Makassar periode 2025–2029 resmi dilantik, Jumat (13/2/2026). di Hotel Santika Makassar. Momentum ini menjadi tonggak awal konsolidasi organisasi dalam memperkuat tata kelola serta meningkatkan prestasi cabang olahraga karate di Kota Makassar.

Pelantikan dihadiri perwakilan Wali Kota Makassar melalui Staf Ahli I Ahmad Narsum, S.Ag., MM, Ketua Pengprov FORKI Sulawesi Selatan yang diwakili Ketua Harian Prof. Dr. Muzakkir, SH, MH, jajaran pengurus FORKI Sulsel, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar Ismail, SH, unsur Forkopimda Kota Makassar, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar Ariansyah, SP., Adm., SDA., para ketua perguruan karate se-Kota Makassar, para sesepuh dan senior karate, serta Ketua FORKI Kota Makassar Andi Asminullah, S.STP bersama jajaran pengurus yang dilantik.

Prosesi diawali pembacaan Surat Keputusan Pengurus Provinsi FORKI Sulawesi Selatan Nomor: 01/SK-FK-SS/I/2026 oleh Sekretaris Pengprov FORKI Sulsel, Syahrir Siregar. Pengambilan sumpah dan pembacaan ikrar dipimpin Ketua Harian Pengprov FORKI Sulsel Prof. Dr. Muzakkir, SH, MH, dilanjutkan penyerahan bendera pataka dan penandatanganan berita acara pelantikan sebagai bentuk pengesahan dan komitmen menjalankan amanah organisasi.

Dalam sambutannya, Andi Asminullah menegaskan komitmen kepengurusan baru untuk mengedepankan profesionalisme, transparansi, dan kolaborasi dalam pengelolaan organisasi.

“Tugas kami bersama pengurus dan seluruh perguruan karate adalah menjaga tradisi prestasi, bahkan mendorong lahirnya atlet berprestasi nasional hingga internasional dari Makassar,” ujarnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Makassar itu memaparkan sejumlah fokus program kerja periode 2025–2029, antara lain pembinaan usia dini, peningkatan kompetensi pelatih dan wasit, peningkatan mutu kompetisi, penguatan organisasi, serta memperkuat sinergi dengan perguruan karate, pemerintah, KONI Makassar, dan seluruh pemangku kepentingan olahraga.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum menyatukan langkah menuju karate Makassar yang maju, solid, dan berprestasi,” tegasnya.

Ketua KONI Kota Makassar, Ismail, SH, menyampaikan apresiasi atas pelantikan pengurus FORKI Makassar. KONI memastikan dukungan anggaran pembinaan bagi cabang olahraga yang tertib administrasi dan memenuhi mekanisme.

“Sepanjang proposal diajukan sesuai aturan, pasti akan kami dukung. Bahkan kalau dulu mungkin ketua KONI sulit ditemui, di periode sekarang justru ketua KONI yang aktif mencari cabang olahraga untuk dibantu,” tegas Ismail, SH.

Ia menambahkan, KONI tidak dapat menyalurkan bantuan kepada cabang olahraga yang bermasalah secara administrasi maupun yang telah habis masa kepengurusannya.

“Cabor yang kepengurusannya sudah habis atau bermasalah secara administrasi tentu tidak bisa kami bantu. Karena itu, ada anggaran tahun 2025 yang tidak tersalurkan dan kami kembalikan ke Pemerintah Kota Makassar,” jelasnya.

Sementara itu, Staf Ahli I Wali Kota Makassar, Ahmad Narsum, S.Ag., MM, menyampaikan bahwa pelantikan ini menjadi bagian dari konsolidasi untuk memajukan olahraga karate, sejalan dengan visi pemerintahan Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham dalam mencetak generasi muda yang sehat dan berprestasi.

Ketua Harian Pengprov FORKI Sulsel, Prof. Dr. Muzakkir, SH, MH, menegaskan bahwa kepengurusan baru harus langsung bekerja secara terukur dan sistematis.

“Makassar adalah barometer karate Sulawesi Selatan. Karena itu, FORKI Makassar harus menjaga kualitas pembinaan, memperkuat soliditas antarperguruan, dan menyiapkan atlet secara sistematis serta berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya tata kelola organisasi yang profesional dan akuntabel agar dukungan pembinaan dapat berjalan maksimal.

“Kami berharap kepengurusan ini bekerja dengan program yang jelas dan terarah. Dukungan KONI sudah terbuka, tinggal bagaimana potensi yang ada dimaksimalkan untuk melahirkan prestasi di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” tegas Prof. Dr. Muzakkir, SH, MH.

Di akhir sambutannya, ia mengingatkan agar FORKI Kota Makassar tidak terlena dengan statusnya sebagai barometer karate Sulsel.

“FORKI Kota Makassar jangan terlena. Tetap harus mewaspadai perkembangan pembinaan daerah lain. Apalagi tahun ini akan ada Kejuaraan daerah dan Porprov, tentunya daerah lain akan termotivasi untuk mengalahkan Atlet Makassar,” pungkasnya.

Susunan Pengurus FORKI Kota Makassar 2025–2029

Ketua Umum: Andi Asminullah, S.STP
Ketua Harian: Ambar Sallatu, S.Sos., M.Si
Sekretaris Umum: Andi Naharuddin, S.IP., M.Si
Wakil Sekretaris Umum: Amran Aminuddin, S.STP
Bendahara: Rachmawaty, S.Sos., M.Si

Bidang Organisasi:
Muh. Mustamir
Fadlul Umma, SH

Bidang Binpres/Latihan:
Sulhadra
Albiadi
Hartono Tubagus
Briptu Fuad Rumi

Bidang Pertandingan:
Mahmud Kotta, S.Pd
Muh. Yusuf
Muh. Fahri

Bidang Perwasitan:
Syarifuddin, S.Pd
Aspar Sesasria

Bidang Litbang:
Erwini Setiawati Puspita
Iskandar Muda, S.Pd

Bidang Dana:
Sulfikar Saenal
Indirwan D

Bidang Humas/Publikasi:
Muh. Afif
Andi Faisal Iskandar, S.IP

Bidang Perlengkapan:
Zamhir Islami
Melkias, A.Ma
Andi Dirga Fauzan

Dengan kepengurusan baru ini, FORKI Kota Makassar diharapkan mampu memperkuat tata kelola organisasi secara profesional, memperluas pembinaan atlet usia dini, serta menjaga tradisi prestasi karate Makassar sebagai salah satu barometer kekuatan karate di Sulawesi Selatan maupun tingkat nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *