SudutMakassar.id, MAKASSAR – Ibadah haji menjadi puncak pengabdian spiritual bagi umat Islam. Namun, di tengah kekhusyukan ibadah ini, Embarkasi Makassar menyampaikan kabar duka. Hingga Minggu, 25 Mei 2025, tujuh jemaah haji dari embarkasi ini wafat di Arab Saudi.
Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Selatan mencatat bahwa empat jemaah berasal dari Sulawesi Selatan. Sementara itu, tiga jemaah lainnya berasal dari Sulawesi Barat, Maluku Utara, dan Papua. Semua jemaah tersebut tergabung dalam 32 kelompok terbang (kloter) yang berangkat sejak awal musim haji 1446 H.
Embarkasi Makassar telah memberangkatkan 12.561 jemaah haji hingga hari ke-24 operasional. Selain itu, embarkasi ini melayani delapan provinsi di kawasan timur Indonesia, yaitu Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.
Berikut daftar nama jemaah yang wafat:
- Amirah Tayyimah Daman (Kloter 1/Makassar, Sulsel) wafat 13 Mei di RS, dimakamkan di Syarae.
- Rachmat Selamet (Kloter 12/Maros, Sulsel) wafat 15 Mei di pemondokan, dimakamkan di Baqi.
- Ambo Bennu Petta Nini (Kloter 23/Sinjai, Sulsel) wafat 17 Mei di KKHI Makkah, dimakamkan di Syarae.
- Sapo Panisi Lili (Kloter 2/Pinrang, Sulsel) wafat 19 Mei di KKHI Makkah, dimakamkan di Syarae.
- La Apala (Kloter 27/Biak Numfor, Papua) wafat 22 Mei di KKHI Makkah, dimakamkan di Syarae.
- St. Nur Kunding (Kloter 19/Polewali Mandar, Sulbar) wafat 22 Mei di KKHI Makkah, dimakamkan di Baqi.
- Amin Abdullah Saleh (Kloter 17/Ternate, Maluku Utara) wafat 23 Mei di Saudi National Hospital, dimakamkan di Syarae.
Kemenag Sulsel terus memantau kondisi para jemaah di Tanah Suci. Selain itu, pihaknya meminta semua petugas haji untuk menjaga layanan kesehatan dan mengutamakan keselamatan jemaah selama menjalani rangkaian ibadah.












