Final Piala Asia Futsal 2026 Berakhir Dramatis, Indonesia Takluk dari Iran Lewat Adu Penalti

Garuda Tahan Imbang 5–5 hingga Extra Time, Iran Kunci Gelar Juara di Indonesia Arena

SudutMakassar.id, JAKARTA – Perjalanan impresif Tim Nasional Futsal Indonesia di ajang Piala Asia Futsal 2026 harus berakhir secara dramatis di partai puncak. Bermain di hadapan publik sendiri di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu, 7/2/2025.

Indonesia harus mengakui keunggulan Iran melalui adu penalti 4–5, setelah laga final berakhir imbang 5–5 hingga waktu normal dan babak tambahan.

Indonesia tampil agresif sejak awal pertandingan. Peluang pertama diciptakan melalui sepakan Rio Pangestu, namun masih mampu diamankan kiper Iran, Bagher Mohammadi. Iran membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-4 lewat Hossein Tayebi.

Respon cepat ditunjukkan Indonesia. Reza Gunawan menyamakan kedudukan pada menit ke-7 setelah memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Dewa Rizki. Momentum positif berlanjut ketika Israr Megantara mencetak dua gol beruntun pada menit ke-8 dan 9, membawa Indonesia unggul 3–1.

Iran berusaha mengejar ketertinggalan. Gol Saeid Ahmad Abbasi pada menit ke-16 dianulir setelah challenge Indonesia menyatakan bola telah keluar lapangan. Iran kemudian mendapat peluang penalti akibat pelanggaran keenam Indonesia, namun eksekusi Salar Aghapour berhasil digagalkan kiper Ahmad Habiebie. Iran akhirnya memperkecil skor melalui Mahdi Karimi pada menit ke-18. Babak pertama ditutup dengan keunggulan Indonesia 3–2.

Memasuki babak kedua, Iran meningkatkan tekanan. Tendangan bebas Saeid Ahmad Abbasi pada menit ke-23 membuat skor kembali imbang 3–3. Indonesia kembali memimpin satu menit berselang lewat sepakan keras Samuel Eko, menjadikan skor 4–3.

Laga berlangsung terbuka dan penuh tensi. Iran beberapa kali mengancam, termasuk tembakan Mohammad Hossein Derakhshani yang membentur mistar. Strategi power play Iran di menit akhir waktu normal membuahkan hasil setelah Mahdi Karimi mencetak gol penyeimbang pada menit ke-37. Skor 4–4 bertahan hingga waktu normal usai dan memaksa laga berlanjut ke babak tambahan.

Pada extra time, intensitas permainan tetap tinggi. Indonesia kembali unggul lewat gol ketiga Israr Megantara pada menit ke-49. Namun keunggulan tersebut hanya bertahan singkat setelah Salar Aghapour mencetak gol penyeimbang di menit yang sama. Skor 5–5 bertahan hingga babak tambahan berakhir, sehingga penentuan juara harus dilakukan melalui adu penalti.

Dalam babak adu penalti, Iran tampil lebih efektif dan memastikan kemenangan 5–4, sekaligus mengamankan gelar Piala Asia Futsal ke-14 sepanjang sejarah mereka.

Meski gagal meraih trofi, Indonesia mencatatkan prestasi terbaik sepanjang keikutsertaannya di Piala Asia Futsal dengan finis sebagai runner-up. Penampilan konsisten dan keberanian menghadapi tim tersukses Asia menegaskan peningkatan signifikan kualitas futsal Indonesia di level kontinental.

Hasil Adu Penalti
Indonesia 4 – 5 Iran

Indonesia:
Firman Adriansyah (masuk), Rio Pangestu (masuk), Dewa Amanda (gagal), Ardiansyah Nur (masuk), Israr Megantara (gagal)

Iran:
Youseff (gagal), Mohamedi (masuk), Said Abbasi (masuk), Salar (masuk), Hossein Tayebi (masuk), Sabzi (masuk), Rizky Xavier (masuk)

Susunan Pemain (Starting Five)
Timnas Futsal Indonesia:
Ahmad Habiebie (GK), Rizki Xavier, Mochammad Iqbal Rahmatullah (C), Firman Adriansyah, Israr Megantara
Cadangan: Muhammad Nizar (GK), Wendy Brian Ick, Dewa Rizki, Samuel Eko, Syauqi Saud, Ardiansyah Nur, Rio Pangestu, Reza Gunawan, Yogi Saputra
Pelatih: Hector Souto

Timnas Futsal Iran:
Bagher Mohammadi (GK), Mohamadhossein Derakhshani, Mahdi Karimi, Salar Aghapour, Behrooz Azimhematabadi
Cadangan: Mahdi Rostami Ha (GK), Amirhossein Gholami, Hossein Sabzi, Mehdi Mehdikhani, Moslem Oladghobad, Saeid Ahmad Abbasi, Hossein Tayebibigdoli (C), Ali Khalilvand Somehsofla, Masoud Yousef Shavardazi
Pelatih: Vahid Shamsaei

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *