SudutMakassar id, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, terus memperkuat sinergi lintas institusi guna menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan kota yang berkelanjutan. Komitmen tersebut tercermin dalam agenda silaturahmi dan pertemuan strategis bersama Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, yang berlangsung di Markas Polda Sulsel.
Pertemuan ini menjadi ruang dialog konstruktif antara Pemerintah Kota Makassar dan jajaran kepolisian dalam membahas berbagai isu strategis, khususnya penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta dukungan aparat penegak hukum terhadap agenda pembangunan kota.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Arya Perdana, Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Rise Sandiyantanti, jajaran pejabat utama Polda Sulsel, serta dari Pemkot Makassar Sekretaris Kesbangpol Kota Makassar, Khaeruddin.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan bahwa audiensi bersama Kapolda Sulsel menitikberatkan pada penguatan sinergi dalam menjaga kondusivitas wilayah Kota Makassar, terutama menghadapi berbagai tantangan keamanan di tahun 2026.
“Pertemuan silaturahmi ini menjadi bentuk nyata sinergi lintas institusi dalam menjaga kondusivitas Kota Makassar,” ujar Munafri, Rabu (14/1/2025).
Pria yang akrab disapa Appi itu menegaskan, stabilitas keamanan merupakan prasyarat utama agar roda pembangunan dapat berjalan optimal dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“Harapan kita semua agar bisa saling mensupport dalam menjaga kondusivitas Kota Makassar sepanjang tahun 2026,” harapnya.
Menurut Appi, kolaborasi antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian harus terus berjalan beriringan sebagai kunci menciptakan kota yang aman, tertib, dan kondusif bagi aktivitas sosial maupun ekonomi.
“Sinergi antara kepolisian dan pemerintahan harus terus berjalan beriringan demi membangun daerah dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” imbuhnya.
Selain penguatan kamtibmas, Munafri juga menekankan pentingnya dukungan kepolisian dalam mengawal berbagai agenda pembangunan kota, termasuk pengamanan aset-aset strategis milik Pemerintah Kota Makassar.
“Salah satu yang menjadi perhatian adalah pengamanan aset Pemkot, termasuk Pasar Butung, karena itu merupakan aset yang secara hukum telah dimenangkan oleh Pemerintah Kota Makassar,” tutup Appi.
Sementara itu, pihak Polda Sulsel menegaskan komitmen untuk memberikan dukungan penuh dan mengawal setiap kebijakan Pemerintah Kota Makassar demi terciptanya kota yang aman, tertib, dan berkelanjutan. (*)












