Aliyah Mustika Ilham Nobar Film Uang Passolo, Tegaskan Dukungan Pemkot Makassar untuk Pelaku Seni Lokal

Apresiasi Karya Anak Makassar, Aliyah: Film Uang Passolo Bukti Talenta Lokal Diterima Nasional

SudutMakassar.id, MAKASSAR — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan seni dan budaya lokal dengan menghadiri kegiatan nonton bareng (nobar) film Uang Passolo di Mall Ratu Indah, Jalan Ratulangi, Makassar, Jumat (16/1/2026).

Kehadiran Aliyah Mustika Ilham yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Makassar tersebut menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kota Makassar terhadap karya anak bangsa, khususnya para sineas dan pelaku seni lokal Makassar yang kini mulai mendapat pengakuan nasional.

Dalam kesempatan itu, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan apresiasi tinggi atas produksi dan penayangan film Uang Passolo yang telah diputar serentak di bioskop dan mendapat respons positif dari masyarakat luas. Menurutnya, film ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas talenta lokal Makassar mampu bersaing di tingkat nasional.

“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, BKMT Kota Makassar, Yayasan Mustika Amaliah, serta atas nama pribadi dan keluarga, saya mengapresiasi hadirnya film Uang Passolo. Ini membuktikan bahwa bibit dan talenta lokal Kota Makassar tidak kalah dengan yang ada di Pulau Jawa,” ujar Aliyah.

Aliyah menilai film Uang Passolo tidak hanya menyajikan tontonan yang berkualitas, tetapi juga berperan sebagai media promosi budaya lokal Makassar kepada khalayak luas. Keberanian mengangkat nilai-nilai budaya daerah, kata dia, merupakan langkah strategis dalam memperkaya khazanah perfilman nasional.

Lebih lanjut, Aliyah Mustika Ilham menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kreativitas dan nilai-nilai moral dalam setiap karya seni. Ia mengingatkan agar para sineas tetap memperhatikan norma sosial serta nilai-nilai agama yang sesuai dengan akidah, sehingga karya yang dihasilkan tidak hanya menghibur, tetapi juga edukatif dan memberi dampak positif bagi masyarakat.

“Kreativitas itu penting, tetapi harus tetap dibingkai dengan nilai-nilai kebaikan agar seni bisa menjadi sarana edukasi dan inspirasi,” tambahnya.

Aliyah juga menyampaikan harapannya agar ke depan semakin banyak film karya anak Makassar yang mampu menembus pasar nasional bahkan internasional. Ia menegaskan Pemerintah Kota Makassar berkomitmen untuk terus mendukung dan membuka ruang kolaborasi bagi kegiatan seni dan budaya yang positif, produktif, dan membangun citra daerah.

Kegiatan nobar film Uang Passolo ini turut dihadiri oleh pengurus BKMT kecamatan se-Kota Makassar, pengurus Yayasan Mustika Amaliah, serta para pemeran dan kru film. Suasana acara berlangsung hangat dan penuh antusiasme, sekaligus menjadi momentum penguatan dukungan terhadap pertumbuhan industri kreatif lokal Makassar.

Hingga hari ketujuh penayangan, film Uang Passolo tercatat telah ditonton lebih dari 100 ribu penonton di seluruh Indonesia. Capaian tersebut menjadi indikator kuat tingginya animo masyarakat terhadap film karya anak Makassar, dengan jumlah penonton yang diprediksi terus bertambah seiring meluasnya penayangan dan rekomendasi dari mulut ke mulut.

Aliyah Mustika Ilham menilai capaian tersebut sebagai prestasi membanggakan sekaligus bukti bahwa karya lokal dengan kekuatan cerita budaya dan nilai sosial mampu diterima secara luas oleh masyarakat nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *