Awali 2026 dengan Aksi Nyata, Pemkot Makassar Gelar Bersih-Bersih Pantai Losari

Gerakan Green Generation Beraksi 2026 Tegaskan Komitmen Pemkot Makassar Jaga Lingkungan Sejak Hari Pertama Tahun Baru

SudutMakassar.id, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar mengawali tahun 2026 dengan langkah konkret dan bermakna melalui aksi bersih-bersih lingkungan di kawasan strategis kota. Kegiatan tersebut dipusatkan di sepanjang Anjungan Pantai Losari, Kamis pagi (1/1/2026), sebagai simbol komitmen menjaga kebersihan dan kelestarian ruang publik sejak hari pertama tahun baru.

Aksi bertajuk Green Generation Beraksi 2026 ini diinisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar sebagai respons atas meningkatnya volume sampah pasca perayaan malam tahun baru, seperti sisa kembang api, plastik sekali pakai, dan limbah rumah tangga.

Kepala DLH Kota Makassar, Helmy Budiman, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan bentuk nyata perhatian dan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengajak masyarakat membangun budaya hidup bersih.

“Momentum pergantian tahun tidak hanya dimaknai sebagai perayaan, tetapi juga pengingat akan tanggung jawab bersama menjaga lingkungan. Melalui Green Generation Beraksi 2026, kita mengawali tahun baru dengan aksi positif dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Helmy.

Menurutnya, Pantai Losari sebagai ikon Kota Makassar harus dijaga kebersihannya karena menjadi ruang publik utama sekaligus wajah kota yang dikunjungi masyarakat maupun wisatawan.

Kegiatan ini mengusung tema “Generation: It’s Easy to Be Green”, yang tidak hanya berfokus pada pembersihan kawasan, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan kampanye kesadaran lingkungan, khususnya bagi generasi muda.

Menariknya, aksi bersih-bersih ini melibatkan lintas komunitas, relawan, dan pemangku kepentingan yang tergabung dalam Mitra Kolaborasi GG Beraksi 2026. Mereka berasal dari berbagai unsur, antara lain Green Youth Movement (EWACO), Putra Putri Bumi Sulawesi Selatan, Duta Lingkungan Sulawesi Selatan, Forum Anak Kota Makassar, Youth Ranger Indonesia Sulsel, Duta SMA Provinsi Sulawesi Selatan, Forum Genre Kota Makassar, serta komunitas lingkungan seperti Berdaur, INLA Sulsel, Kebun Tetangga, dan Rappo.Id.

Kolaborasi tersebut juga mendapat dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Selatan serta dihadiri langsung oleh Wali Kota Makassar, sebagai wujud komitmen pemerintah dalam mendorong partisipasi aktif masyarakat menjaga kebersihan kota.

Helmy berharap, semangat Green Generation dapat terus tumbuh dan menjadi gerakan berkelanjutan, tidak hanya di awal tahun, tetapi sebagai budaya hidup sehari-hari warga Makassar.

“Kami berharap gerakan ini tidak berhenti di momentum awal 2026 saja, tetapi terus berlanjut menjadi budaya hidup bersih dan ramah lingkungan bagi seluruh masyarakat,” jelas mantan Kepala Bappeda Kota Makassar itu.

Lebih lanjut, Helmy menjelaskan bahwa Green Generation Indonesia merupakan organisasi kepemudaan yang berfokus pada pembentukan generasi peduli dan berbudaya lingkungan. Organisasi ini telah berkembang secara nasional dan kini tersebar di 32 provinsi serta 248 kabupaten/kota di Indonesia.

Ia menyebutkan, Green Generation Indonesia memiliki komitmen kuat mendukung visi besar Indonesia Emas 2045, salah satunya melalui pelaksanaan Green Generation Beraksi 2026 yang digelar serentak di berbagai daerah di Indonesia.

“Kegiatan clean up pasca perayaan tahun baru ini menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya edukasi agar masyarakat lebih bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan dari setiap aktivitas,” tuturnya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan generasi muda, DLH Kota Makassar berharap gerakan peduli lingkungan ini dapat terus berlanjut dan menjadi kekuatan bersama dalam mewujudkan kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *